NEWS

Teknologi Power Bank Raksasa, Biaya Tagihan Listrik Rumah Bisa 4 Kali Lebih Hemat

LAMPUNG7COM | Perusahaan startup bidang energi, Baran Energy siap memasok Baran Powehome Energy Storage System (ESS) atau power bank raksasa ke berbagai perumahan di Indonesia. Ini dilakukan untuk mendukung program kemandirian energi yang telah dicanangkan oleh pemerintah. Baran Powerhome ESS diyakini akan bisa menghemat tagihan listrik empat kali lebih rendah.

CEO Baran Energy, Victor Wirawan mengatakan, penggunaan listrik rumah tangga merupakan porsi terbesar dalam pemakaian listrik nasional. Konsumsi listrik yang besar tersebut, tentu berdampak pada penggunaan sumber energi fosil. Diharapkan, dengan penggunaan solar panel Baran Powehome ESS, penggunaan energi fosil bisa dikurangi.

“Kami berharap, teknologi bisa menjadi sebuah terobosan di tengah semakin merosotnya cadangan energi fosil di dunia,” jelasnya Minggu (18/10).
Victor menjelaskan, cara kerja teknologi Baran Energy cukup sederhana, yakni cahaya matahari dikonversi menjadi energi listrik oleh solar panel yang terpasang di atap bangunan. Setelah itu, dari solar panel energi listrik disalurkan ke peralatan rumah tangga, seperti lampu, kulkas, mesin air, AC, kipas angin, dan lain-lain.

“Sementara, kelebihan energinya secara otomatis disalurkan ke penampung, berupa Baran Powehome untuk bisa dimanfaatkan pada malam hari, atau saat kekurangan pasokan listrik,” kata Victor.

Dia menambahkan, baru-baru ini pihaknya memasang Baran Powerhome ESS di kawasan properti di Summarecon Bandung, salah satu developer properti terbesar di Indonesia. Hal ini akan menjadikan Summarecon Bandung sebagai developer yang mengedepankan ketahanan energi secara mandiri.

“Jadi kebutuhan listriknya tidak bergantung dari negara. Bahkan sebaliknya, bisa berkontribusi dalam program ketahanan dan kemandirian energi yang sudah lama dicanangkan pemerintah,” ujar dia.

Victor menyampaikan, teknologi Baran Energy yang dipasang di perumahan Summarecon Bandung beberapa waktu lalu merupakan penggabungan antara panel surya dengan daya produksi sebesar 5 kWP (kilowatt-peak) dan power storage system dengan kapasitas 8 kWh (kilowatt hour)

Victor berharap, ke depan akan banyak pengembang perumahan yang mengikuti jejak Summarecon Bandung yang berkontribusi dalam menciptakan hunian swa energy dengan memasang Baran Powerhome.

“Kami siap berkolaborasi dengan developer yang ingin berkontribusi dalam menciptakan perumahan berkonsep swa energy demi mengurangi pemakaian energi fosil. Selain itu, kami juga memiliki program bagi para developer perumahan untuk memasang Baran Powerhome secara gratis di rumah contoh,” tutur Victor. | red

Sumber Berita

Tinggalkan Balasan