BIZ FASHION NEWS

Harga Emas Dunia Lepas Landas Usai The Fed Tunda Naikkan Suku Bunga

Harga emas dunia melesat pada akhir perdagangan Kamis waktu setempat (Jumat pagi WIB). Emas bangkit dari penurunan dua sesi sebelumnya dan bersiap untuk hari terbaiknya dalam tiga minggu setelah Federal Reserve AS dan bank sentral Inggris (BoE) mengindikasikan bahwa mereka tidak akan terburu-buru untuk menaikkan suku bunga.

Mengutip Antara, Jumat, 5 November 2021, kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Desember di divisi Comex New York Exchange, melonjak USD29,6 atau 1,68 persen menjadi USD1.793,50 per ons. Sehari sebelumnya, Rabu, 3 November, emas berjangka anjlok USD25,5 atau 1,43 persen menjadi USD1.763,90.

Emas berjangka juga merosot sebanyak USD6,4 atau 0,36 persen menjadi USD1.789,40 pada Selasa, 2 November, setelah menguat sebanyak USD11,9 atau 0,67 persen menjadi sebesar USD1.795,80 pada Senin, 1 November, dan jatuh sebanyak USD18,7 atau 1,04 persen menjadi USD1.783,90 pada Jumat, 29 Oktober.

“The Fed mengindikasikan mereka mungkin tidak akan mengacaukan suku bunga, dan itu bullish untuk logam mulia,” kata Ahli Strategi Pasar Senior RJO Futures Bob Haberkorn.

Kenaikan suku bunga

Bank sentral AS mengisyaratkan bahwa mereka akan tetap bersabar tentang kenaikan suku bunga dan akan mulai memangkas program pembelian obligasi besar-besaran bulan ini. Setelah itu, bank sentral Inggris mempertahankan suku bunga, mematahkan ekspektasi kenaikan yang akan menjadikannya bank sentral besar pertama di dunia yang menaikkan suku bunga.

“Bank sentral Inggris membiarkan suku bunga tidak berubah semalam menunjukkan bank sentral saat ini tidak memiliki selera untuk suku bunga yang lebih tinggi,” kata Haberkorn.

Kebijakan moneter AS yang sangat longgar telah membantu mendorong emas naik tajam sejak krisis keuangan akhir 2000-an, karena suku bunga rendah mengurangi peluang kerugian memegang aset yang tidak memberikan imbal hasil dan kekhawatiran inflasi memicu permintaan untuk lindung nilai.

Analis independen Ross Norman mengatakan permintaan fisik yang kuat untuk emas juga mendukung pasar, karena festival Diwali India umumnya meningkatkan penjualan logam mulia.

Sedangkan logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman Desember naik sebanyak 68 sen atau 2,93 persen menjadi USD23,911 per ons. Kemudian platinum untuk pengiriman Januari naik sebanyak USD6,8 atau 0,67 persen, menjadi USD1.029,3 per ons. | red

 

Sumber: medcom

Tinggalkan Balasan