BIZ BEAUTY BIZ FRESH NEWS

Simak 3 Bahan Skincare yang Terkenal Optimal untuk Menghidrasi Kulit!

BIZ BEAUTY – Seluruh jenis kulit, baik kering maupun berminyak, membutuhkan kandungan skincare yang dapat menghidrasi kulit. Kulit yang terhidrasi akan tampak kenyal, elastis, dan tampak bercahaya.

Kandungan skincare yang dapat menghidrasi adalah humektan yang dapat meningkatkan kadar air dalam kulit. Kandungan humektan yang cukup terkenal adalah hyaluronic acid. Namun selain hyaluronic acid, bahan produk perawatan kulit berikut juga dapat bekerja optimal untuk menghidrasi kulit.

Gliserin

Kandungan humektan yang satu ini juga biasa dikenal dengan nama gliserol. Dilansir dari Ejoliffy, gliserin merupakan senyawa alami yang ada di dalam tubuh.

Gliserin memiliki fungsi untuk menghidrasi kulit/Foto: Pexels/ROMAN ODINTSOV
Gliserin memiliki fungsi untuk menghidrasi kulit/Foto: Pexels/ROMAN ODINTSOV

Selain berasal dari dalam tubuh, gliserin juga ada dalam produk skincare. Bedanya, gliserin yang ada dalam produk perawatan kulit berasal dari tumbuhan. Gliserin merupakan salah satu zat pengikat air yang paling efektif.

Lactic Acid

Lactic acid merupakan bagian dari natural moisturizing factors (NMF) pada kulit. Artinya, kandungan yang satu ini diproduksi secara alami oleh kulit normal. Sementara itu, kandungan lactic acid yang ada pada produk skincare biasanya berasal dari susu.

Ilustrasi kandungan lactic acid yang dapat menghidrasi kulit/Foto: Pexels/Jill Burrow
Ilustrasi kandungan lactic acid yang dapat menghidrasi kulit/Foto: Pexels/Jill Burrow

Sebagai salah satu jenis AHA, lactic acid dikenal dengan fungsinya sebagai chemical exfoliator untuk mengikis lapisan kulit mati dari permukaan kulit. Namun, dibandingkan AHA lainnya, lactic acid memiliki kemampuan spesial untuk menghidrasi kulit. Inilah yang membuat lactic acid disarankan untuk dipakai sebagai bahan eksfoliasi untuk pemilik kulit kering.

Squalane

Belakangan, kandungan produk perawatan kulit yang satu ini cukup sering dibicarakan oleh para skincare-addict maupun beauty enthusiast. Perlu diketahui bahwa squalane berbeda dengan squalene yang diproduksi oleh kelenjar sebasea.

Ilustrasi produk dengan kandungan squalane/Foto: Pexels/Jill Burrow
Ilustrasi produk dengan kandungan squalane/Foto: Pexels/Jill Burrow

Squalene adalah salah satu komponen yang menyusun sebum pada kulit. Sementara itu, squalane adalah kandungan dalam produk perawatan kulit yang lebih ringan dan lebih stabil dibandingkan squalene sehingga mudah menyerap ke dalam kulit.

 

Sumber: Beautynesia

Tinggalkan Balasan